Monday, January 16, 2012

PIALA AFRIKA

Setelah libur musim dingin selama dua pekan, kecuali Liga Inggris yg mengenal tradisi Boxing Day, gairah sepak bola kembali menggeliat. Bagi pecandu bola di liga utama Eropah yg didukung media, seolah "ritual rutin" kembali normal di awal Januari sbg pembuka sesi 2012. Terutama para manajer Yahoo Fantasy Football yg saban deadline sabtu kudu meracik timnya, juga kelakuanku posting di blog Liga Fantasi. Khusus Januari bertahun genap seperti 2012, para manajer perlu ekstra awas terhadap hilangnya beberapa pemain akibat turnamen Piala Afrika. Beberapa klub di Premier League biasanya sering ngomel dgn ajang ini sehingga disebut pula "Sindrom Januari", karena selain acaranya bentrok dgn awal musim juga berlangsung sebulan penuh. Berbeda dgn pengaturan jadwal Piala Eropah atau Piala Dunia yg digelar ketika kompetisi liga telah memasuki masa libur. Klub besar Eropah yg memiliki pemain asal Afrika telah melobi pihak Confederation of African Football (CAF) antara lain untuk menggesar Piala Afrika ke bulan Juni. Namun kendala alam adalah faktor utama yakni musim panas paling ekstrim menyengat pada pertengahan tahun, biasanya diikuti wabah malaria yg bisa menimpa para pemain pasca Piala Afrika jika diadakan bulan Juni. Maka terima sajalah "Sindrom Januari" sbg tantangan bagi para manajer termasuk Yahoo Fantasy, unsur positifnya untuk memilih pemain alternatif dari klub yg mungkin selama ini gak pernah dilirik.

Kejuaraan Sepak Bola Afrika atau African Nations Cup, disingkat Piala Afrika adalah kejuaraan sepak bola antar negara di bawah naungan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Diselenggarakan dua tahun sekali sejak 1968 saban pertengahan Januari hingga awal Februari, didahului babak kualifikasi sejak pertengahan tahun sebelumnya. Piala Afrika edisi ini bakal digelar akhir pekan 21 Januari hingga 12 Februari, bertempat di dua negara wilayah Afrika Barat yakni Gabon dan Guinea Khatulistiwa dgn julukan Africa Cup of Nations 2012. Adapun maskot yg dipilih mewakili akronim kedua negara yakni Ga-Guie, berupa gorila gahar lagi nginjek (apa megang pake kaki?) "Comoequa", nama bola resmi kejuaraan diinspirasi nama sungai Como yg melintasi wilayah kedua tuan rumah. Sepak bola memang paling bokis sbg magnet buat promosi, setelah FIFA mempopulerkan Afrika Selatan sbg salah satu kiblatnya. Kini Afrika turut mengangkat dua negara khatulistiwa yg -sejujurnya- belum pernah kudengar sebelumnya. Kalaupun pernah terngiang adalah nama Rodolfo Bodipo, striker yg memperkuat klub Deportivo La Coruna sekaligus kapten tim Guinea Ekuatorial. Sementara tetangga dari dua negara ini jauh lebih popular yakni Kamerun, publik sepak bola lebih mengenal julukannya The Indomitable Lions atau Singa Perkasa yg dipimpin Samuel Eto'o. Ironisnya Kamerun sbg mantan juara empat kali Piala Afrika telah tersisih oleh Senegal, hanya parkir di peringkat kedua babak kualifikasi grup. Itulah gunanya demen sepak bola dan ngikutin berita, khususnya bagi para manajer yg terbiasa mengembangkan wawasan serta ikutan Liga Spanyol.
Pesta sepak bola Afrika kali ini telah memunculkan kejutan, berupa tumbangnya beberapa tim unggulan. Selain Kamerun bersama Samuel Eto'o sbg pencetak 16 gol Afrika terbanyak hingga kini, juara bertahan Mesir sekaligus pengkoleksi gelar terbanyak yakni 7 kali turut gugur. John Obi Mikel dari Nigeria sbg juara dua kali juga urung membawa negaranya lolos dari kualifikasi, tapi paling menghebohkan saat Stephen Pienaar gagal mengharumkan pamor Afrika Selatan sbg tuan rumah Piala Dunia FIFA 2010. Kontroversi tumbangnya Afrika Selatan juga diperparah dgn isu salah paham akibat sistem "head-to-head" yg digunakan, memiliki nilai sama malah unggul selisih gol namun pernah kalah dari Niger. Keterlibatan Niger (bedakan dgn Nigeria) di Piala Afrika 2012 sekaligus sejarah pertama kalinya bagi negara tsb. Sekaligus catatan buruk bagi enam negara Afrika sbg peserta Piala Dunia FIFA 2010, yg sanggup lolos ke putaran final Piala Afrika minggu depan hanya dua yakni Ghana dan Pantai Gading. Nama striker Tottenham Hotspur yakni Emmanuel Adebayor juga gak tampil tahun ini setelah negara Togo divonis dua kali larangan tampil di Piala Afrika oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika, akibat sanksi terhadap intervensi pemerintahan Togo yg terlalu campur tangan pada persoalan timnas di Piala Afrika 2010. Detil skandalnya rada buram, bukan perkara mobil timnas Togo pernah di bom itu, tapi kalau ngotot ingin tahu ya kayaknya gak beda jauh dgn kondisi bom PSSI gitu lah. Sehingga 16 negara yg terbagi dalam 4 group Piala Afrika 2012, adalah:
Grup A : Guinea Ekuatorial, Libya, Senegal, Zambia.
Grup B : Pantai Gading, Sudan, Burkina Faso, Angola.
Grup C : Gabon, Niger, Maroko, Tunisia.
Grup D : Ghana, Botswana, Mali, Guinea.
Seumpama tim seperti negara Pantai Gading dapat melaju hingga partai puncak, nama seperti Toure Bersaudara yakni Kolo dan Yaya bakal absen lebih panjang membela City di lima laga Premier League berikut Carling Cup. Hal ini yg bikin para manajer sewot, bagi Mancini maupun gue yg membeli Yaya dgn harga diskon dan barusan nyetak gol. Mungkin kenapa Barcelona menjual Eto'o dan Yaya, salah satu pertimbangan adalah "Sindrom Januari" meski mereka kembali kehilangan Seydou Keita ke timnas Mali. Tapi yg paling signifikan adalah klub promosi Newcastle United, mereka akan kehilangan dua pilar penting saat mengalahkan Manchester United pekan lalu. Yakni Demba Ba yg tengah on fore dgn 14 gol, serta Cheick Tiote sbg duet serasi Yohan Cabaye di lini tengah The Magpies. Sementara bagi Chelsea dan Arsenal yg juga kehilangan dua pemain, kayaknya gak terlalu berisik karena masih punya stok. Walau liga Inggris jadi rada aneh mulai pekan ini dgn turunnya para engkong seperti Thierry Henry yg lagi vacancy sembari meringankan kerja Robin van Persie. Fenomena Henry di Emirates berikut kemunculan Paul Scholes hingga Robbie Keane yg dipinjam Aston Villa, lebih diyakini untuk meningkatkan moral klub termasuk teladan senior bagi klub selain faktor dagang.
Begitupun pamor Piala Afrika 2012 tetap menjual dgn kehadiran para bintang, khususnya dari tim unggulan Pantai Gading. Konon mulai dari penjaga gawang hingga lini depan, sejumlah 22 pemain adalah berasal dari rumput kompetisi lokal di Eropah dan menyisakan 1 lokal dari daftar maksimal 23 pasukan. Coba periksa algojo depannya, Drogba, Kalou dan Gervinho. Sedangkan Michael Essien gak mewakili Ghana walau sudah pulih dan turun 15 menit saat Chelsea memukul Sunderland kemarin, boleh nih dilirik para manajer fantasy dgn nilai 0.5 seharga 5.61. Berikut adalah nama para pemain dari Premier League yg mengikuti Piala Afrika 2012:
Adel Taarabt (QPR) – Maroko
Armand Traore (QPR) – Senegal
Salif Diao (Stoke City) – Senegal
Mohamed Diame (Wigan) – Senegal
Steve Gohouri (Wigan) – Pantai Gading
Emmanuel Aboue (Arsenal) – Pantai Gading
Gervinho (Arsenal) – Pantai Gading
Marouane Chamakh (Arsenal) – Maroko
Didier Drogba (Chelsea) – Pantai Gading
Salomon Kalou (Chelsea) – Pantai Gading
Yaya Toure (Manchester City) – Pantai Gading
Kolo Toure (Manchester City) – Pantai Gading
Cheick Tiote (Newcastle Utd) – Pantai Gading
Demba Ba (Newcastle Utd) – Senegal
-duke-

3 comments:

Anonymous said...

like this

SonicRover said...

I bid you adieu, lads.... Till next month

Anonymous said...

thanks

Post a Comment

Thanks for comments